Jumat, 21 Maret 2014

Sistem Perilaku Organisasi

      Perilaku Organisasi adalah suatu disiplin ilmu yang mempelajari bagaimana seharusnya perilaku tingkat individu, tingkat kelompok, serta dampaknya terhadap kinerja (baik kinerja individual, kelompok, maupun organisasi).

     Perilaku organisasi juga dikenal sebagai Studi tentang organisasi. Studi ini adalah sebuah bidang telaah akademik khusus yang mempelajari organisasi, dengan memanfaatkan metode-metode dari ekonomi, sosiologi, ilmu politik, antropologi dan psikologi. Disiplin-disiplin lain yang terkait dengan studi ini adalah studi tentang Sumber daya manusia dan psikologi industri serta perilaku organisasi.

Cara pandang kesisteman :

- Sistem tertutup : hasil adalah selalu buah dari suatu usaha dan manusia hanyalah bagian dari mesin organisasi yang kompleks.
- Sistem terbuka : kekuatan yang berupa perasaan, norma dan sikap berpengaruh terhadap perilaku seseorang dlm. organisasi (faktor lingkungan ikut berperan thd. perilaku seseorang dalam organisasi).

Ada dua pola system yakni :
1. Open system (system terbuka) 
2. Closed system (system tertutup)

   Suatu system dikatakan “terbuka”, jika mempunyai transaksi dengan lingkungan dimana ia berada. Transaksi antara suatu organisasi dengan lingkungannya mencakup ‘input” dan “output”. Input biasanya dalam bentuk informasi, energy, uang, pegawai, material dan perlengkapan yang diterima organisasi dari lingkungannya. Output organisasi pada lingkungannya dapat berbentuk macam-macam tergantung pada sifat organisasi.

   Organisasi sebagai system yang menciptakan dan menjaga lingkungan didalamnya memuat interaksi manusia yang kompleks ( baik antar individu maupun dalam kelompok).perilaku organisasi merupakan suatu disiplin ilmu yang mempelajari bagaimana seharusnya perilaku tingkat individu, tingkaat kelompok, serta dampaknya terhadap kinerja (baik kinerja individual, kelompok, maupun organisasi).

    Perilaku organisasi juga dikenal sebagai studi tentang organisasi. Studi ini adalah sebuah bidang telaah akademik khusus yang mempelajari organisasi, dengan memanfaatkan metode-metode dari ekonomi, sosiologi, ilmu politik, antropologi, dan sumber daya manusia dan pisikologi industry serta perilaku organisasi. Seperti halnya dengan semua ilmu social, perilaku organisasi berusaha untuk mengontrol, memprediksikaan, dan menjelaskan. Namun ada sejumlah kontroversi mengenai dampak etis dari pemusatan perhatian terhadap perilaku pekerja. Karena itu , perilaku organisasi (dan studi yang berdekatan denganya, yaitu psikologi industry)kadang-kadang dituduh telah menjadi alat ilmiah bagi pihak yang berkuasa. Terlepas dari tuduhan-tuduhan itu, perilaku organisasi dapat memainkan peranan penting dalam perkembangan organisasi dan keberhasilan kerja.

Cara Pandang Organisasi Sebagai Sistem

   Dalam teori organisasi dikenal adanya bermacam-macam pendapat tentang berbagai cara pandang, pendekatan, ajaran, tinjauan, model ataupun konsepsi. Di antara berbagai macam cara pandang tidak satupun yang memiliki kebenaran mutlak. Ini adalah salah satunya cara pandang organisasi sebagai sistem.

    Sistem adalah keterpaduan berbagai faktor yang saling berhubungan dan saling tergantung yang terikat oleh asas-asas tertentu dalam rangka pencapaian tujuan.

     Secara sederhana dalam cara pandang sistem terkandung berbagai pengertian sebagai berikut :
1) Input : Merupakan unsur yang dimasukan untuk diolah.
2) Pengolahan : Kegiatan mengubah input menjadi output.
3) Output : Hasil yang didapat dari pengolahan.
4) Umpan balik

Hubungan antara Manajemen, Organisasi, dan Tata Kerja

A. Hubungan Timbal Balik Antara Manajemen, Organisasi dan Tata Kerja

     Manajemen adalah proses kegiatan pencapaian tujuan melalui kerjasama antar manusia. Rumusan tersebut mengandung pengertian adanya hubungan timbale balik antara kegiatan dan kerjasama disatu pihak dengan tujuan di pihak lain.

     Untuk dapat mencapai tujuan tersebut maka perlu dibentuk suatu organisasi yang pada pokoknya secara fungsional dapat diartikan sebagai sekelompok manusia yang dipersatukan dalam suatu kerjasama yang efisien untuk mencapai tujuan. Sehingga dapat dikatakan bahwa fungsi organisasi adalah sebagai alat dari manajemen untuk mencapai tujuan. Jadi, dalam rangka manajemen maka harus ada organisasi, demikian eratnya dan kekalnya (consistency) hubungan antara manajemen dan organisasi.

Ø  Manajemen dan Tata Kerja

     Tata kerja atau metode adalah satu cara bagaimana (how) agar sumber – sumber dan waktu yang tersedia dan amat diperlukan dapat dimanfaatkan dengan tepat sehingga proses kegiatan manajemen dapat dilaksanakan dengan tepat pula.

Dengan tata kerja yang tepat mengandung arti bahwa proses kegiatan pencapaian tujuan sudah dilakukan secara ilmiah dan praktis, disamping itu pemakaian tata kerja yang tepat pada pokoknya ditujukan untuk :
a)  Menghindari terjadinya pemborosan di dalam penyalahgunaan sumber-sumber dan waktu yang tersedia.
b)  Menghindari kemacetan-kemacetan dan kesimpangsiuran dalam proses pencapaian tujuan.
c)  Menjamin adanya pembagian kerja, waktu dan koordinasi yang tepat.

Jadi hubungan antara manajemen dan tata kerja dapat dilukiskan seperti dibawah ini :
Manajemen : Menjelaskan perlunya ada proses kegiatan dan pendayagunaan sumber-sumber serta waktu sebagai factor-faktor yang diperlukan untuk pelaksanaan kegiatan demi tercapainya tujuan.
Tata Kerja : Menjelaskan bagaimana proses kegiatan itu harus dilaksanakan sesuai dengan sumber-sumber dan waktu yang tersedia.

Ø  Manajemen Organisasi dan Tata Kerja

Eratnya hubungan atau hubungan timbal balik antara ketiga hal tersebut adalah sebagai berikut :
a) Manajemen : Proses kegiatan pencapaian tujuan melalui kerja sama antar manusia.
b) Organisasi : Alat bagi pencapaian tujuan tersebut dan alat bagi pengelompokkan kerja sama.
c) Tata kerja : Pola cara-cara bagaimana kegiatan dan kerjasama tersebut harus dilaksanakan sehingga tujuan tercapai secara efisien.
Dari konsep tersebut, jelaslah bahwa baik manajemen, organisasi maupun tata kerja ketiganya diarahkan kepada tercapainya tujuan.

B. Fungsi Satuan Organisasi dan Metode

Organisasi adalah sekumpulan orang atau badan yang mempunyai tujuan yang sama. Pandangan umum organisasi dibagi menjadi 3 bagian, yaitu:
a. Sebagai wadah : tempat dimana kegiatan manajemen dijalankan.
b. Sebagai proses : memperhatikan interaksi/kerja sama antar orang-orang yang menjadi anggota organisasi tersebut :
1. Hub. formal = hubungan yang ditetapkan secara resmi oleh top manajemen.
2. Hub. informal = mempunyai 3 peranan :
  1. Sarana komunikasi.
  2. Mengatur jalannya kerja
  3. Kebebasan bertindak oleh anggota organisasi tersebut.
c. Sebagai sistem :
1. Sistem sosial (antar sesama manusia).
2. Sistem fungsional (antar fungsi-fungsi yang dikaitkan secara tertentu dan integral untuk
     tercapainya suatu tujuan).
3. Sistem komunikasi (sistem tata saluran/arus informasi dalam organisasi).

Arti Pentingnya Organisasi dan Metode

A. Pengertian Organisasi dan Metode

     Organisasi berasal dari bahasa Yunani yaitu : organon (alat) adalah suatu kelompok orang dalam suatu wadah unit tujuan bersama. Sebuah organisasi dapat terbentuk karena dipengaruhi oleh beberapa aspek seperti penyatuan visi dan misi serta tujuan yang sama dengan perwujudan eksistensi sekelompok orang tersebut terhadap masyarakat.

     Pengertian organisasi dan metode secara lengkap: rangkaian proses kegiatan yang harus dilakukan untuk meningkatkan kegunaan segala sumber dan factor yang menentukan bagi berhasilnya proses manajemen terutama dengan memperhatikan fungsi dan dinamika organisasi atau birokrasi dalam rangka mencapai tujuan yang sah ditetapkan.

   Methode berasal dari Bahasa Yunani “Methodos’’ yang berarti cara atau jalan yang ditempuh. Sehubungan dengan upaya ilmiah,maka metode menyangkut masalah cara kerja untuk dapat memahami objek yang menjadi sasaran ilmu yang bersangkutan. Fungsi metode berarti sebagai alat untuk mencapai tujuan.

     Pengetahuan tentang metode-metode mengajar sangat di perlukan oleh para pendidik, sebab berhasil atau tidaknya siswa belajar sangat bergantung pada tepat atau tidaknya metode mengajar yang digunakan oleh guru. Metode adalah suatu cara yang menjadi pasti untuk mengerjakan atau meyelesaikan suatu pekerjaan. Jadi metode kerja atau cara kerja di dalam kantor sangat menentukan efisiensi kerja.

Adapun ciri-ciri dari Metode adalah :
  • Metode kualitatif cenderung subyektif dalam menentukan masalah dan perumusan masalah dan dalam deskripsi lebih banyak menggunakan data yang bersifat trend.
  • Menjabarkan suatu masalah pada rumusan itu.
Dalam hal ini banyak sekali pengertian organisasi menurut pendapat-pendapat para ahli sebagai berikut :
  • Organisasi Menurut Stoner : Pengertian Organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan yang melalui mana orang-orang di bawah pengarahan manajer mengejar tujuan bersama.
  • Organisasi Menurut James D. Mooney : Organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama.
  • Organisasi Menurut Chester I. Bernard : Organisasi merupakan suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.
Organisasi dapat dilihat dengan cara berbeda, yaitu :

1. Organisasi dalam arti statis
Melihat organisasi sebagai sesuatu yang tidak bergerak/diam. Organisasi dipandang sebagai wadah atau alat untuk mencapai tujuan, wadah bekerjasama, wadah bagi administrasi dan manajemen yang memungkinnya bergerak. Organisasi dipandang sebagai jaringan dari hubungan kerja yang bersifat formal yang tergambar dalam bagan organisasi. Organisasi sebagai saluran hierarki kedudukan yang ada yang menggambarkan garis wewenang, garis komando, dan garis tanggung jawab.

2. Organisasi dalam arti dinamis
Organisasi merupakan organ yang hidup, selalu bergerak, mengadakan pembagian tugas berdasarkan sistem dan ruang lingkup. Terdiri dari sekelompok orang yang bekerjasama untuk mencapai tujuan bersama. 2 kemungkinan dalam organisasi yang dinamis, yaitu kemungkinan untuk tumbuh dan berkembang, serta kemungkinan organisasi untuk mati.

3. Organisasisebagai sistem kerja sama
Adanya sekelompok orang yang mengadakan kerjasama yang dilandasi oleh kesamaan tujuan. Suatu sistem mengenai pekerjaan-pekerjaan yang dirumuskan dengan baik dan dilengkapi dengan wewenang, tugas, dan tanggung jawab. Adanya spesialisasi fungsi dari suatu tugas bersama. Sistem terencana dari usaha kerjasama dengan memberikan peran kepada setiap orang untuk dijalankan, wewenang, tugas, dan tanggungjawab untuk dilaksanakan.

 4. Organisasi sebagai sistem tata hubungan kerja
  • Tata hubungan pribadi
  • Tata hubungan formal
  • Tata hubungan informal
  • Tata hubungan langsung
  • Tata hubungan tidak langsung
  • Tata hubungan vertikal (up/down ward)
  • Tata hubungan horizontal
  • Tata hubungan diagonal (up/down ward diagonal)
5. Organisasi sebagai proses pembagian tugas
Suatu proses menetapkan dan mengelompokkan jenis pekerjaan yang diikuti pelimpahan wewenang dan tanggungjawab. Rangkaian bagian-bagian saling tergantung dan berdiri sebagai sebuah satu kesatuan yang utuh. Proses pembagian tugas dan menentukan siapa yang mengemban tugas dan tanggung jawab. Proses kegiatan penyusunan, pengembangan, pemeliharaan dari pola hubungan kerja dari bagian-bagian/individu-individu dalam organisasi.

B. Sejarah Organisasi

(Nancy Dixon, 1994) Organisasi adalah kemampuan untuk memanfaatkan kapasitas mental dari semua anggotanya guna menciptakan sejenis proses yang akan menyempurnakan organisasi.
(Peter Senge, 1990) Organisasi di mana orang-orangnya secara terus-menerus mengembangkan kapasitasnya guna menciptakan hasil yang benar-benar mereka inginkan, di mana pola-pola berpikir baru dan berkembang dipupuk, di mana aspirasi kelompok di beri kebebasan, dan di mana orang-orang secara terus-menerus belajar mempelajari (learning to learn) sesuatu secara bersama.
(Burky dan Perry, 1998) Organisasi adalah sebuah kesatuan yang terdiri dari sekelompok orang yang bertindaksecara bersama-sama dalam rangka mencapai tujuan bersama.

C. Desain Organisasi Formal & informal

Organisasi Formal

   Organisasi formal adalah kumpulan dari dua orang atau lebih yang mengikatkan diri dengan suatu tujuan bersama secara sadar serta dengan hubungan kerja yang rasional.
Contoh : Perseroan terbatas, Sekolah, Negara, dan lain sebagainya.

Organisasi Informal

   Organisasi informal adalah kumpulan dari dua orang atau lebih yang telibat pada suatu aktifitas serta tujuan bersama yang tidak disadari.
Contoh : Arisan ibu-ibu sekampung, belajar bersama anak-anak sd, kemping ke gunung pangrango rame-rame dengan teman, dan lain-lain.

D. Teori Organisasi

1. Teori Organisasi Klasik (Teori Tradisional)‏
    Teori klasik (classical theory) berisi konsep-konsep tentang organisasi mulai tahun 1800 (abad 19). Secara umum digambarkan oelh para teoritisi klasik sebagai sangat desentralisasi dan tugas-tugasnya terspesialisasi, serta memberikan petunjuk mekanistik structural yang kaku tidak mengandung kreativitas.

a. Teori Birokrasi
Teori ini dikemukakan oleh Max Weber dalam bukunya “The Protestant Ethic and Spirit of Capitalism. Kata birokrasi mula-mula berasal dari kata legal-rasional. Organisasi itu legal, karena wewenangnya berasal dari seperangkat aturan prosedur dan peranan yang dirumuskan secara jelas, dan organisasi disebut rasional dalam hal penetapan tujuan dan perancangan organisasi untuk mencapai tujuan tersebut.

b. Teori Administrasi
Teori ini sebagian besar dikembangkan atas dasar sumbangan Henri Fayol dan Lyndall Urwick dari Eropa serta Mooney dan Reily dari Amerika.
Henry Fayol industrialis dari Perancis, pada tahun 1841-1925 mengemukakan dan membahas 14 kaidah manajemen yang menjadi dasar perkembangan teori administrasi adalah :
  • Pembagian kerja (division of work)
  • Wewenang dan tanggung jawab (authorityand responsibility)
  • Disiplin (discipline)
  • Kesatuan perintah (unity of command)
  • Kesatuan pengarahan (unity of direction)
  • Mendahulukan kepentingan umum daraipada pribadi
  • Balas jasa (remuneration of personnel)
  • Sentralisasi (centralization)
  • Rantai scalar (scalar chain)
  • Aturan (oreder)
  • Keadilan (equity)
  • Kelanggengan personalia (stability of tenure of personnel)
  • Inisiatif (initiative)
  • Semangat korps (spirit de corps)
c. Manajemen Ilmiah
Manajemen ilmiah (scientific management) dikembangkan mulai tahun 1900 oleh Frederick Winslow Taylor. Ada 2 pendapat tentang manajemen ilmiah. Pendapat pertama mengatakan manajemen ilmiah adalah penerapan metode ilmiah pada studi, analisa dan pemecahan masalah-masalah organisasi. Pendapat kedua mengatakan manajemen ilmiah adalah seperangkat mekanisme atau teknik “a bag of tricks” untuk meningkatkan efisiensi kerja organisasi.

2. Teori Neo Klasik (Teori Hubungan atau Manusiawi)‏
   Teori neoklasik secara sederhana sebagai teori/aliran hubungan manusiawi (The human relation movement). Teori neoklasik dikembangkan atas dasar teori klasik. Anggapan teori ini adalah menekankan pentingnya aspek psikologis dan social karyawan sebagai individu maupun sebagai bagian kelompok kerjanya atas dasar anggapan ini maka teori neoklasik mendifinisikan “suatu organisasi” sebagai sekelompok orang dengan tujuan bersama.

3. Teori Organisasi Modern
    Teori modern disebut juga sebagi analisa system pada organisasi merupakan aliran besar ketiga dalam teori organisasi dan manajemen. Teori modern melihat pada semua unsur organisasi sebagai satu kesatuan & saling ketergantungan, yang didalamnya mengemukakan bahwa organisasi bukanlah suatu system tertutup yang berkaitan dengan lingkungan yang stabil, akan tetapi organisasi merupakan system terbuka.

Senin, 17 Maret 2014

Perjalanan Menuju Universitas

     Oke kali ini gue mau cerita tentang perjuangan gue setelah lulus dari SMA. Dulu waktu di sekolah, pas SNMPTN gue milih empat prodi. Disitu ada dua universitas yang gue mau, yaitu IPB sama UIN. Dulu gue maaaaau banget masuk IPB, gak tau kenapa kayanya enak gitu masuk sana. Waktu itu gue pilih jurusan ilmu gizi sama teknologi pangan. Hmmmm.... mungkin pilihan gue kali salah kali ya, jurusan itu banyak banget peminatnya. Singkat kata singkat cerita dari jurusan  itu semu gue gak ada yang keterima dan di UIN pun juga begitu gak keterima juga haha.

     Terus dulu pernah dapet kesempatan buat masuk PNJ. Ya karna dulu tuh dari setiap kelas XII yang nilainya bagus dapet kesempatan dari PNJ lewat jalur prestasi. Yap alhamdulillah gue salah satunya yang dapet kesempatan itu. Dulu gue milih multimedia. Tapi apalah daya, saingan dari sekolah lain banyak dan gue pun gak lolos buat masuk PNJ.

      Terus lagi, sama kaya PNJ lewat jalur prestasi gue dapet kesempatan juga buat ke UIN. Disitu banyak banget prodinya, kalo gak salah ada 6 prodi. Tapi ya mungkin emang bukan jalan gue buat lewat jalur prestasi, dan alhasil pun gue gagal juga masuk UIN .

    Yaaaaa...lewat jalur prestasi gagal semua. Sedih mah pastilah kalo tau kita gak lolos. Tapikan ada pepatah “Banyak jalan menuju roma”. Oke dari situ gue coba buat ikut SBMPTN. Udah ada niat ikut SBM, gue belajarlah. Tapi ya gitu belajarnya rada niat gak niat. Mau perang tapi kurang amunisilah istilahnya. Waktu SBM bisa di bilang itu banyak perjuangannya ya. Kenapa gitu? Ya karna pas daftar SBM, terus tau letak lokasi buat ujiannya ternyata dapet di jakarta timur juga. Seneng dong jakarta timur berarti kan gak jauh ya. Eh ternyata itu semua salah besar. Sebelum hari H gue survei tempatnya daaaaaaan itu lumayan jauh banget. Dan kalo pagi itu rawan banget sama macet. Tapi ya namanya buat masa depan gue jalanin deh semua itu.

     Pas SBM gue milih UNJ semua. Karna gak boleh keluar kota dan jauh-jauh alhasil di jakarta itu kan paling ada UI, UIN sama UNJ. Kalo UI? Mau sih masuk situ, tapi apa bisa lewat jalur SBM? Udah pesimis duluan sih, jadi gak milih UI deh. Kalo UIN? Itu lumayan jauh. Kalo kuliah pulang pergi ya capeklah pasti. Nah makanya gue milih UNJ yang gak jauh-jauh bangetlah dari rumah karna kampusnya kan di a Rawamangun.

     Selesai dua hari test SBM akhirnya gue nunggu hasil tuh. Bedoa banget bisa masuk UNJ. Pas hari pengumuman ternyataaaaaaa.... sama dengan yang lain gue pun gak lolos. Udah mulai putus asa tuh buat masuk PTN. Udah kepikiran buat masuk PTS, tapi ada satu jalur lagi tuh, namanya UMB. Di UMB gue masih kekeh juga milih UNJ, yaudah kan pas daftar gue milih UNJ lagi, dan pas tau lokasi ujiannya ternyata di kampus UNJ gedung B. Yaudahlah ya itu deket di rawamangun juga.

      Pas hari H sama lah kaya SBM soalnya ya begitu, mayan banget bikin muter otak haha. Selesai test UMB yaudahlah cuma bisa berdoa semoga lolos deh mau di jurusan apapun yang penting dapet PTN. Itu doang yang dulu gue fikirin. Terus bilang sama mama, kalo gak lolos juga gimana mah? Masuk UHAMKA apa Gunadarma nih? Dan mama pun nyerahin semuanya ke gue.

      Pas udah hari pengumuman, ternyata eh ternyata sama aja kaya yang lain gue gak lolos juga pemirsah huhuhuuu sedih banget kan udah nyoba berapa kali tapi semuaaaaanya gagal. Yaudahalah akhirnya gue memutuskan buat masuk Gunadarma lewat jalur mandiri.

      Udah deh sampe sini aja capek juga ceritanya haha. Ya so intinya ya, kalo lo mau masuk universitas lo harus belajar sungguh-sungguh jangan mau-mau enggak-enggak. Di bilang nyesel ya nyesel sih kenapa dari dulu kebanyakan mainnya di banding belajarnya. Tapi ya nasi udah jadi bubur. Semuanya udah terjadi. Sekarang mah bisa jalanin aja yang udah ada. Dan berdoa semoga kedepannya bisa jadi yang terbaik dan bisa sukses. Amin ya Allah;)

Rabu, 12 Maret 2014

Electron

Kali ini gue mau ngepost tentang electron. Tau gak apa itu electron? Pasti pada mikir temennya proton sama neutron ya? Terus berhubungan sama atom? Hmmmm.... kalo pada mikir kaya gitu saaaaaaaalah semua.
Electron itu nama kelas gue yang dulu. Dulu gue sekolah di MAN 9 Jakarta. Terus dulu gue itu kelas XI IPA 2. Nah Electron itu singkatan dari “Eleven Science Two Riher Organization”. Kenapa ada nama Riher? Siapa itu Riher? Naaah Riher itu nama wali kelas di XI IPA 2. Makanya buat kepanjangan Electron kita bawa nama dia deh haha

Selain itu Electron ada kepanjangan yang lain yaitu “Evolution Science Two Fitriah Organization”. Kepanjangan itu buat karena waktu kelas XII kita gak ada yang di rolling. Temen-temennya masih sama kaya kelas XI dulu. Nah berhubung dulu kelas kita udah punya nama Electron, makanya pas kelas XII nama itu tetep di pake cuma beda di singkatannya aja.

Electron itu terdiri dari 39 siswa dan siswi. Yang terdiri dari 11 siswa dan 28 siswi. Dikit ya cowonya haha yaudah abaikan ajalah angka itu. Hmmmm... bukan sombong atau apa tapi kenyataannya Electron itu bisa di bilang kelasnya anak-anak pinterlah. Kenapa gue bilang kaya gitu? Ya karena di situ banyak banget anak-anak pinter dan anak-anak juara kelas dulu waktu di kelas X nya.

Entah gue salah masuk kelas atau apa, pertama kali masuk kelas itu gak banyak yang gue kenal. Paling yang gue kenal cuma anak-anak yang ada di kelas gue dulu yaitu X5 sama X4 tetangga kelas gue haha
Hmmm... gue sempet mikir apa gue bisa di kelas itu? Apa gue bisa bersaing sama anak-anak yang pinter itu? Gue rada minder, karena takut gabisa ngimbangin sama anak-anak di kelas. Terus juga mungkin belum kenal banget ya gue pernah mikir anak-anak kelas itu sombong. Mainnya berkubu gitulah. Ya yang kenal ya kenal, yang enggak ya enggak.

Tapiiiiii...... seiring berjalannya waktu semua pemikiran gue itu salah. Anak Electron itu baik banget, kekeluargaan bangetlah. Ya walaupun dulu masih awal-awal banyak yang musuhan, suka pada ngomongin temennya di belakang satu sama lain, tapi...lama-lama semuanya pada nyatu.

Oke fix banget ya gue cerita ini jadi kangen banget sama anak-anak electron. Sekarang pada udah pisah buat nerusin masa depan mereka masing-masing. Tapi walaupun jarank memisahkan kita semua, kita suka komunikasi ya walaupun itu jarang. Buat yang kuliah di luar kota, kalo lagi pada libur pasti pada balik ke jakarta dan disitu pasti disitu bikin rencana buat main bareng.

Segini dulu deh ceritanya...tunggu cerita electron part 2 ya. Nanti disitu gue bakal posting foto-foto anak electron. Ya so intinya GUE KANGEN ELECTRON BANGET:’) ELECTRON SELALU DI HATI *tsailaaahh wkwkwk*

Malam Yang Memahamiku

Mungkin dari ribuan malam yang telah dilalui
Aku terdiam dalam sebuah malam
Dimana jutaan bintang bertaburan dan
Hanya satu yang bertanya "Mengapa kau terlihat begitu redup"
Aku hanya dapat tersenyum
Dan "Bolehkah aku memasuki malam panjangmu"
Aku mulai masuk kedalam gelapnya malam
Dan aku tau dalam gelap aku tenang
Dalam gelap aku nyaman
Dalam pelukan malam aku terlelap
Aku bisa menari dengan bebas
Menari dalam gelapnya malam
Tak ada yang dapat memahami aku
Namun hanya malam kini yang memahami aku

Kamis, 28 November 2013

Bahaya Mandi Malam

Siapa sih yang gak pernah mandi malam? Pasti pada pernahlah ya. Keseringan mandi malam itu gak bagusloh. Tapi kadang hal yang bikin kita jadi mandi malam itu karena malesnya buat mandi sore hehe. Nah ini ada beberapa efek kalo seringnya kita mandi malam.

1. Paru Paru Basah ( Bronkhitis )
Banyak orang yang nyepelekan hal yang satu ini , seseorang yang setiap harinya sibuk dan terpaksa harus mandi malam dalam jangka panjang seseorang tersebut dapat terkena penyakit paru paru basah.
2. Serangan Asam Urat
Mandi Malam sangat berakibat serangan asam urat pada tubuh kita, karena faktor malam yang membuat air terasa lebih dingin dari sore hari dan air ingin tersebut akan membuat nyeri sendi.
3. Memperparah Nyeri Rematik
Buat Anda yang punya penyakit rematik di anjurkan jangan melakukan mandi di malam hari , karena apabila hal ini di lakukan penyakit rematik Anda akan tambah nyeri dan parah.
4. Punuaan Dini
Ini nih yang banyak orang tidak tau , seseorang yang lebih sering beraktifitas,banyak kerjaan dan sibuk biasanya terlalu banyak pikiran yang menumpuk di otak , dan apabila Anda mandi malam saat banyak pikiran dapat menjadikan Anda stress , karena orang yang masih banyak pikiran mandi malam dengan air yang terasa dingin membuat temperatur tubuh tidak normal.

Tapi tenang aja, yang mau mandi malam, ini ada tipsnya buat mandi mandi malam yaitu :
Mandi di malam hari dengan Air hangat sangat bermanfaat bagi tubuh, seperti dapat membuat pikiran menjadi lebih tenang , ketegangan otot menghilang , dan menyegarkan tubuh , jadi apabila Anda terpaksa mandi malam sebaiknya gunakan air yang masih hangat.